1.JUDUL NOVEL :SENGSARA MEMBAWA NIKMAT
PENULIS :TULIS SUTAN
SATI
PENERBIT :BALAI PUSTAKA
TAHUN TERBIT :1929
TEBAL :356
HALAMAN

Novel Sengsara Membawa Nikmat ini merupakan salah
satu novel klasik Indonesia yang sangat populer. Bahkan kisahnya telah diangkat
ke layar kaca dan menjadi tontonan wajib di masanya. Kisah ini pada intinya
bertemakan cinta yang dibalut intrik-intrik. Tokoh utama novel Sengsara membawa
Nikmat ini adalah seorang pemuda berdarah Minang bernama Midun. Ia seorang yang
santun, berperangai baik, taat agama, pandai ilmu silat dan rendah hati. Karena
sederet kebaikan inilah sehingga Midun sangat disukai warga sekampungnya. Hal
ini mengusik rasa iri hati serta dengki pemuda lainnya bernama Kacak. Kacak
sendiri digambarkan sebagai seorang yang congkak, sombong dan angkuh. Ia
merupakan keponakan orang terpandang di Padang. Ia sangat iri pada Midun karena
ia menganggap Midun tak pantas disayangi banyak orang sebab ia hanya anak
seorang petani miskin. Secara
umum, kisah ini bercerita mengenai suka duka Midun yang menghadapi banyak
cobaan sebelum hidup bahagia bersama isteri dan keluarganya. Salah satu cobaan
terbesar Midun adalah rasa dengki dari Kacak. Ia sering dicurangi dan difitnah
oleh Kacak. Pernah isteri Kacak terseret arus sungai, karena Midun berada di
tempat yang sama, ia langsung menolong dan menyelamatkan isteri Kacak. Namun,
bukannya berterimakasih, Kacak malah memfitnah Midun hendak memperkosa
isterinya. Kacak melaporkan hal tersebut pada pimpinan desa dan mereka
mempercayai fitnah tersebut. Dan sebagai akibatnya, Midun dihukum untuk
melakukan pekerjaan tanpa digaji. Ia melakukan hukuman tersebut di bawah
pengawasan Kacak.Tidak berhenti sampai di situ, Kacak masih gerah melihat Midun
masih berkeliaran di desa mereka. Ia akhirnya merencanakan sejumlah hal dengan
tujuan membunuh Midun. Usaha tersebut selalu gagal tetapi Kacak masih bisa
memfitnah Midun sehingga pada akhirnya ia dijebloskan ke dalam penjara. Di
dalam penjara Midun menjadi seorang yang disegani sebab ia memiliki hati yang
baik dan kepandaian dalam bela diri. Dalam menjalani masa tahanannya, Midun
suatu hari bertugas menyapu jalanan. Secara tidak sengaja ia melihat seorang
gadis cantik yang duduk termenung sendiri. Setelah gadis itu pergi, Midun
bermaksud menyapu di tempat gadis tersebut tadi duduk. Ia kaget dan mendapati
sebuah kalung yang tercecer milik gadis tersebut. Akhirnya setelah
mengembalikan kalung tersebut, ia bisa berkenalan dengan gadis yang ternyata
bernama Halimah tersebut. Halimah hidup bersama dengan ayah tirinya. Ia merasa
tidak bahagia dan berniat mencari ayah kandungnya di Bogor. Midun berjanji
setelah menjalani masa hukumannya, ia akan membantu Halimah mencari ayahnya di
Bogor.Singkat cerita, Midun akhirnya keluar dari penjara dan membawa Halimah
lari ke Bogor mencari ayahnya. Setelah menemukan ayah Halimah, Midun menetap di
rumah tersebut selama 2 bulan. Dia merasa tak enak dan kemudian memutuskan
berangkat ke Batavia mencari pekerjaan. Saat di Batavia, Midun mendapat banyak
sekali cobaan dan rintangan. Ia meminjam uang pada rentenir dan memulai
usahanya yang akhirnya sukses. Si renternir menjadi iri dan memfitnah Midun.
Akhirnya, ia masuk ke penjara sekali lagi. Setelah bebas, ia berjalan ke pasar
baru dan secara tidak sengaja menolong seorang sinyo Belanda yang diganggu
penjahat. Sinyo Belanda tersebut ternyata anak seorang pejabat terkenal.
Sebagai rasa terimakasih, Midun diberi pekerjaan dan akhirnya ia ke Bogor
menikahi Halimah. Seiring perjalanan waktu, karir Midun menanjak dan dipercaya
memimpin sebuah operasi di Medan. Hal tersebut mempertemukannya dengan sang
adik bernama Manjau. Manjau bercerita bahwa keadaan keluarganya sangat
menyedihkan. Akhirnya sekembali ke Batavia, Midun meminta agar ditugaskan di
kampung halamannya. Ia akhirnya kembali ke sana dan bertemu dengan keluarganya
juga Kacak. Kacak sangat menyesali perbuatannya dulu pada Midun. Dan pada
akhirnya, mereka hidup bahagia di kampung halamannya.
2.JUDUL NOVEL :PERTEMUAN JODOH
PENULIS :ABDOEL MOEIS
PENERBIT :JENDELA
ILMU
TAHUN TERBIT :1932
TEBAL :230
HALAMAN
Novel ini menceritakan tentang sepasang kekasih yang
terpisah karena persoalan sosial dan ekonomi. Ratna dan Suparta adalah sepasang
kekasih yang saling mencintai, akan tetapi cinta mereka tidak di setujui oleh
ibunda suparta yang selalu memandang ratna dengan sinis. ratna berusaha untuk
melupakan suparta. namun, ketika hatinya sedang berusaha untuk melupakan
suparta, masalah lain pun muncul yaitu perusahaan pembakaran kapur milik
ayahnya atmaja bangkrut. karena kebangkrutan itu, ratna terpaksa harus berhenti
sekolah dan memutuskan untuk mencari pekerjaan. baru beberapa bulan bekerja,
perusahaan ayahnya harus ditutup oleh pengadilan dan akhirnya ratna memutuskan
untuk menjadi pembantu di rumah Tuan Kornel.
Cobaan pun datang menghampiri ratna lagi, pembantu
tuan kornel yang lain bernama jene ternyata tidak suka dengan ratna. ratna
dituduh mencuri perhiasan nyonya kornel. sampai ratna dirawat dirumah sakit.
dan ternyata dokter yang merawat ratna adalah suparta, kekasihnya dulu.
pertemuan itu kembali lagi. suparta pun berniat untuk membantu ratna dalam
masalah yang dihadapi oleh ratna. ternyata setelah dicari tau permasalahannya,
bahwa ratna memang tidak bersalah. yang mencuri perhiasan nyonya kornel adalah
kekasih Jene yaitu Amat. akhirnya pengadilan memutuskan bahwa Amat bersalah dan
diganjar 5 tahun penjara. setelah sidang pengadilan itu ratna bertemu dengan
Sudarma adiknya. akhirnya suparta dan sudarma sepakat bahwa ratna disuruh untuk
beristirahat di sebuah paviliun.
Selama ratna beristirahat, suparta lah yang merawat
dan menjaga kesehatan ratna. hingga pada akhirnya benih cinta yang dulu mereka
telah lupakan kini teringat dan tumbuh kembali. setelah ratna meninggalkan
tempat peristirahatannya, suparta pun langsung melamarnya. ayah ratna berkumpul
di rumah sudarma adiknya untuk menyelenggarakan pesta perkawinan anaknya ratna.
suparta dan ratna pun hidup bahagia. keadaan keluarga ratna pun sudah lebih
baik berkat bantuan anak-anaknya.
3.JUDUL NOVEL :SURAT DAHLAN
PENULIS :KHRISNA PABICHARA
PENERBIT : NOURA
BOOKS (PT MIZAN PUBLIKA)
TAHUN TERBIT :2013
TEBAL :378
HALAMAN

“Bagi setiap perantau sepertiku, rindu adalah hantu
yang paling menakutkan. Tak ada yang tahu bagaimana ia mendatangiku setiap
waktu.… begitu menyiksa, menggeretakkan tulang-tulang ketabahan”.
Kalimat indah di atas merupakan
penggalan perasaan Dahlan muda yang merindu keluarga di tengah perantauannya di
Samarinda, Kalimantan. Dahlan memang melanjutkan kuliahnya di kota tersebut. Ia
ingin membahagiakan Ayahnya juga menganggupi keinginan Aisa agar mereka kelak
bertemu setelah berhasil meraih gelar sarjana. Dahlan menlanjutkan kuliah di
PTAI Samarinda. Sebuah tempat yang tadinya ia anggap akan mengisi pengetahuan
ke kepalanya. Tapi harapan Dahlan jauh meleset. Ia merasa apa yang diajarkan di
kampusnya hanya sekedar teori. Karena sering merasa bosan, ia kemudian lebih
sering meninggalkan kelas dan memilih pergi ke ruangan Pelajar Islam Indonesia (PII).
Ia memang sangat aktif diorganisasi tersebut.
Selain di PPI, Dahlan juga aktif di media kampus. Ia sering menulis sejumlah
kritik pedas yang ia tujukan pada punggawa kampus. Sampai suatu hari, sepak
terjangnya dipangkas habis-habisan dengan adanya larangan terbit bagi majalah
tempat ia sering menuliskan idenya. Namun hal tersebut tidak menyrutkan tekad
Dahlan untuk bersuara terhadap kejanggalan yang ada di sekelilingnya. Seiring
berjalannya waktu, masa pemerintahan Orde Baru semakin membuat mahasiwa gerah.
Dahlan dan sejumlah temannya yang tergabung dalam PPI kemudian mengadakan demo
besar-besaran. Sayangnya, alih-alih didengar pemerintah, mereka malah dijadikan
buronan dan dikejar-kejar tentara.
Dahlan bersusah payah menghindari kejaran tentara. Ia sampai harus terperosok
ke dalam jurang. Namun ia selamat dan ditampung oleh perempuan tua yang panggil
Nenek Saripa. Selama masa persembunyiannya, Dahlan memilih tinggal bersama
perempuan renta baik hati tersebut. Pada masa inilah takdir mempertemukan ia
dengan Sayid yang kemudian menawarkan Dahlan untuk bekerja sebagai wartawan di
Mimbar Masyarakat.
Seiring keadaan politik yang membaik, status Dahlan sebagai buronan pun
dihapuskan. Tapi masalah kembali menyapanya. Namun kali ini ia harus
menyelesaikan masalah hatinya. Antara mengejar cinta pertamanya si Aisa, atau
menerima pinangan temannya bernama Maryati atau memilih cinta baru seorang
gadis yang baru dikenalnya, Nafisa. Pergulatan waktu akhirnya membawa Dahlan
pada jodoh sejatinya, yakni Nafisa. Mereka akhirnya menikah dan memiliki
beberapa orang anak.
Kesuksesan Dahlan mulai berdatangan sedikit demi sedikit. Perjalanan karirnya
membawa ia bertualang dari Mimbar Rakyat ke Tempo dan bermuara di Jawa Pos.
Semua ia jalani dengan sungguh-sungguh. Dan akhirnya, ia berhasil membuktikan
pada ayahnya bahwa ia bisa menjadi seseorang yang sukses.
Novel Surat Dahlan ini sangat bagus untuk dihadiahkan bagi mereka yang sedang
gigih memperjuangkan cita-cita mereka serta meneguhkan diri untuk tetap berbuat
di jalan yang lurus meski banyak halangan yang menghadang. Kisah Pak Dahlan ini
layak dijadikan contoh bagi generasi muda kita. Meski penulisan novel ini
dibarengi isu politik yang kurang sedap, namun dari segi cerita, bagaimanapun
buku ini layak untuk dibaca dan dipetik hikmatnya.
4.JUDUL NOVEL : RANAH 3 WARNA
PENULIS : AHMAD FUADI
PENERBIT : PT
GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
TAHUN TERBIT : 2011
TEBAL :473
HALAMAN

Novel satu ini merupakan
rangkaian kedua seri Triologi Negeri 5 Menara. Jadi praktis tokoh utama pada kisah
ini masih sama dengan di buku pertamanya yakni,Negri 5 Menara Hanya saja,
kisah yang ada di dalam bagian kedua ini lebih fokus pada kehidupan dan konflik
yang dialami si Alif. Dikisahkan, ia baru saja tamat bersekolah dari Pondok
Madani. Selepas dari pesantren, Alif dilingkupi banyak cita-cita, salah satunya
adalah melanjutkan pendidikan di bidang teknologi, suskses seperti Pak Habibie
dan kemudian hijrah ke Amerika Serikat. Namun keinginan Alif tersebut tiba-tiba
dijegal fakta bahwa ia tak memiliki ijazah. Memang pada saat itu, pondok
pesantren belum berwewenang untuk menerbitkan ijazah layaknya sekolah yang
disubsidi pemerintah. Tapi hal tersebut tidak menggoyahkan cita-cita Alif. Ia
kemudian berhasil memperoleh ijazah dengan mengikuti ujian penyetaraan.
Selanjutnya, Alif kemudian ikut ujian UMPTN dan
berhasil kuliah di Bandung. Tepatnya di jurusan Hubungan Internasional. Meski
tidak berhasil masuk ke ITB, tapi bagi Alif tak mengapa. Ia tetap menjalani
kuliahnya dengan sungguh-sungguh. Meski ia sering mengalami masalah seperti
keuangan dan semacamnya. Awalnya Alif hampir menyerah, hanya saja ia kembali
teringat mantra “man shabara zhafira” yang artinya, siapa yang bersabar akan
beruntung. Ia memilih unutk berjuang dan bersabar.
Pada akhirnya, Alif berhasil memperbaiki kondisi
keuangannya dengan cara menulis. Bahkan dengan hasil menulis itu, ia bisa
mengirimkan sedikit uang bagi keluarganya di kampung. Seiring berjalannya
waktu, Alif tiba pada keberuntungannya yang pertama dimana ia terpilih sebagai mahasiswa
utusan dalam program pertukaran belajar ke Benua Amerika. Alif memilih Negara
Kanada. Di sana ia tinggal bersama keluarga angkat. Mereka sangat dekat. Saat
tiba waktu Alif untuk kembali ke Indonesia, keluarga angkatnya di Kanada sangat
sedih. Namun Alif meninggalkan janji untuk mereka, kelak ia akan kembali ke
Kanada. Janji tersebut ditepatinya 11 tahun kemudian. Ia kembali berkunjung ke
Kanada bersama isterinya.
Novel Ranah 3 Warna ini sangat cocok dibaca
mereka yang takut bercita-cita. Dan kalaupun ada cita-cita, kita selalu
mencemaskannya. Kisah Alif yang dikemas apik dalam novel ini memberikan kita
paradigm kuat bahwa cita-cita harus selalu dikejar bagaimanapun caranya. Dan
yang paling penting adalah mengawinkan usaha dengan kesabaran. Sebab, boleh
jadi hasil kerja keras kita tidak nampak di awal tetapi di akhir. Jika di
tengah jalan kita memtuskan menyerah, maka rugi besarlah kita.
Dari segi bahasa, penulisan novel ini cukup
baik. Penulisnya cerkas dan tidak suka menghambur-hamburkan kata. Meski
demikian, alur cerita tetap berjalan apa adanya tanpa terkesan buru-buru atau
sebaliknya, terlalu lambat. Novel motovasi ini sangat cocok Anda hadiahkan bagi
anak-anak agar semangatnya mengejar cita-cita bisa lebih kuat lagi.
5.JUDUL NOVEL :HAFALAN SHALAT DELISA
PENULIS :TERE LIYE
PENERBIT :REPUBLIKA
TAHUN TERBIT :2007
TEBAL :248
HALAMAN

Novel manis yang satu ini
mengangkat kisah seorang bocah perempuan bermata hijau telaga yang baru berusia
6 tahun. Gadis cilik tersebut bernama Delisa. Ia merupakan anak bungsu di dalam
keluarganya. Adapun kakak-kakan Delisa adalah Cut Fatimah, Cut Zahra dan juga
Cut Aisyah. Keluarga Delisa berdomisili di Lhok Nga. Delisa dan
saudara-saudaranya hanya tinggal bersama Ummi, sebab sang Abi bekerja sebagai
mekanik kapal yang berbulan-bulan ikut di kapal yang berlayar.
Meski merindu, tetapi Delisa tetap menjalani
hari-hari mereka tanpa sang Abi. Suatu hari Delisa mendapat tugas dari
sekolahnya. Tugas tersebut adalah menghafal bacaan salat. Delisa giat sekali
menghapas bacaan-bacaan tersebut. Terlebih ummi menjanjikan ia hadiah jika
Delisa berhasil menghafal baccan tersebut. Hadiah yang membuat Delisa semangat
adalah kalung emas yang dijual di toko Ko Acan. Ko Acan sendiri merupakan
sahabat Abi Delisa.
Tanggal 26 Desember tahun 2004, Delisa dan semua
teman seisi kelasnya dijadwalkan mempraktekkan hafalan solat yang telah mereka
hapalkan beberapa waktu. Saat tiba giliran Delisa, sembari mengucapkan bacaan
solat, tiba-tiba bumi bergetar hebat. Semua tampak gonjang ganjing. Dan
seketika, air laut mulai naik ke daratan dengan ganasnya. Ia bagai tangan
raksasa yang merengkuh segala yang ia jumpai. Bencana tersebut adalah gempa
hebat yang disusul tsunami. Kurang lebih 15.000 orang yang meninggal akibat
bencana ini. Termasuk di dalamnya Ummi dan kakak-kakan Delisa.
Delisa sendiri selamat. Ia tersangkut di semak
belukar. Siku kanan bocah tersebut patah dan kakinya bagian kanannya terjepit
di bebatuan. Setelah 6 hari terjebak di tempat terebur, Delisa kemudian
ditemukan oleh seorang prajurit relawan bernama Smith. Delisa yang dilihatnya
sangat bercahaya kemudian membawa prajurit tersebut untuk masuk Islam.
Karena suasana yang kacau balau, Abi yang telah
mengetahui bencana tersebut tak bisa menemukan Delisa. Ia menghabiskan beberapa
waktu sebelum akhirnya bertemu gadis mungilnya. Saat bertemu Abinya, Delisa
bercerita layaknya anak-anak yang tak mengerti apa-apa. Bencana tak menghapus
keceriannya. Termasuk saat kaki kanan Delisa harus diamputasi, semuanya tak
berhasil membuat ia murung. Ia bersama Abi menjalani hidupnya. menata dari
awal. Meski jasad Ummi dan ketiga kakaknya belum ditemukan, tapi Delisa dan Abi
harus hidup normal, begitu pikirnya.
Suatu waktu Delisa melihat ada sebuah pantulan
cahaya yang mengganggu penglihatannya. Karena penasaran, Delisa pun mendekat.
Dan tak disangka, cahaya tersebut merupakan pantulan kalung dengan huruf D.Dan
kalung tersebut berada dalam pegangan seseorang. Ummi Delisa sendiri.
6.JUDUL NOVEL :KETIKA CINTA BERTASBIH
PENULIS :HABIBURRAHMAN El SHIRAZY
PENERBIT :REPUBLIKA
TAHUN TERBIT :2007
TEBAL :477
HALAMAN
Novel ini banyak diklaim sebagai novel
yang membangun jiwa. Mungkin karena nilai-nilai moral yang disisip sang
penulis. Novel ini secara umum berkisah soal cinta dan kompleksitasnya. Tentang
dinamikanya yang berbungkuskan agama. Tentang seperti apa cinta yang hakiki dan
kekal. Tema ini klise memang, namun buku ini tepat dibaca jutaan orang dan
dikategorikan sebagai salah satu novel Best Seller. Apa yang menarik sebenranya?
Kisahnya berputar di kehidupan seorang
tokoh bernama Khoirul Azzam. Seorang pemuda sederhana, tampan, kharismatik,
soleh, cerdas dan berkemauan keras. Ia menempuh pendidikan s1 di Al-Azhar,
Cairo Mesir. Ia menyelesaikan pendidikannya dengan tersendat bahkan hampir 9
tahun sebab ia harus bekerja untuk menghidupi keluarganya di Indonesia. Tokoh
Azzam memang digambarkan sebagai tulang punggung. Di Mesir sendiri, ia dikenal
sebagai tukang tempe. Karena memang pekerjaanya adalah membuat tempe di Mesir untuk
mendapatkan uang. Janggal atau unik? Begitulah, kadang kisah yang tidak runut
dengan nalar sangat digemari pembaca!
Azzam sering mendapatkan pesanan dari
beberapa kalangan termasuk Kantor Kedutaan RI di Mesir. Ia diminta untuk
memenuhi kebutuhan konsumsi jika ada acara yang digelar. Pada momen inilah sang
tokoh Azzam mengenal sosok tokoh lainnya yakni Eliana. Wanita ini digambarkan
cantik, cerdas. Ia anak dari Duta Besar Indonesia untuk Mesir. Ia juga seorang
wanita mandiri lulusan salah satu Universitas di Jerman. Azzam jatuh hati
padanya, namun dengan prinsip keagamaan yang ia anut, ia perlahan menepis
hasratnya pada Eliana. Dalam persoalan ini, ternyata Eliana juga menaruh hati
pada Azzam.
Kisah berlanjut pada pertemuan tokoh Azzam dengan wanita lainnya bernama Anna.
Ia seorang gadis yang juga kuliah di Mesir, yakni program s2. Anna digambarkan
sebagai sosok yang memukau, berjilbab sempurna, pandai, lembut dan semua sifat
sempurna lainnya. Azzam jatuh hati pada Anna dan berniat melamarnya. Sayangnya
keinginannya ditolak oleh karena status sosial sang tokoh Azzam yang tidak
sepadan dengan Anna. Pada akhirnya, Anna malah menerima pinangan sahabat Azzam
sendiri yang bernama Furqan. Konflik pun berkisar di kisah cinta yang
berputar-putar ini.
Apa yang menarik disimak? Novel ini cukup membangun, memberi semangat bagi
pembaca untuk berjuang hidup. Novel ini juga sarat nilai moral, terutama
tentang bagaimana kita seharusnya memandang cinta. Gaya bahasa yang digunakan
juga cukup ringan sehingga memudahkan pembaca untuk menangkap makna dibalik
kata-kata sang penulis. Hal lain yang menarik adalah setting yang indah dan
detil. Bagi orang yang mendamba berkunjung ke Mesir, buku ini semacam pelepas
dahaga.
7.JUDUL NOVEL :SURAT
KECIL UNTUK TUHAN
PENULIS :AGNES DAVONAR
PENERBIT :INANDRA
PUBLISHED
TAHUN TERBIT :2008
TEBAL :232
HALAMAN
Buku ini mengisahkan ulang cerita
pilu seorang gadis bernama Keke atau Gita Sesa Wanda Cantika. Ia terkena
penyakit yang terbilang langka bernama Rabdosmiosarkoma atau yang dalam bahasa awam dikenal
dengan nama kanker jaringan lunak. Keke sendiri merupakan pasien pertama di
Indonesia yang terdeteksi terkena penyakit tersebut. Hal ini yang menjadikan
kisahnya sangat menggugah. Keke divonis terjangkiti penyakit tersebut di usia
13 tahun dan hanya dalam jangka waktu 5 hari saja! Kanker jaringan lunak
tersebut perlahan merubah wajah belia keke. Ia menjadi seseorang yang tak
dikenali lagi sebab wajahnya menjadi sesuatu yang tak elok dipandang mata. Bagi
anak-anak, mungkin wajah keke tersebut akan dipanggilnya rupa monster.
Buku ini didasarkan pada kisah nyata. Sang penulis mengemas perjuangan keke
melawan penyakit kanker tersebut dengan baik. Meskipun pada beberapa bagian ia
terlalu memaksakan pesan moral masuk pada dialog beberapa tokoh sehingga
mengacaukan setting. Namun, toh, buku ini tetap memberi spirit utamanya bagi
generasi muda bahwa seberapapun cobaannya, kita harus berani berdiri dan
menghadapinya.
Perjuangan keke sempat berbuah manis, sebab tim
dokter berhasil menyembuhkan penyakitnya. Hal ini menjadi sebuah prestasi
tersendiri bagi dunia kedokteran di Indonesia pada saat itu dan menjadi buah
bibir di Negara lain. Banyak yang bertanya bagaimana bisa penyakit ganas
tersebut ditaklukkan. Polemik tersebut akhirnya mendapat jawaban, sebab keke
hanya “sembuh sementara”. Beberapa saat setelah ia menjalani pengobatan, kanker
ganas itu bertamu kembali dan sekali lagi menyerang tubuh dan semangatnya. Keke
pun menyadari, waktunya hidup tak bisa diulur lagi dengan obat dan lain-lainnya.
Benar saja, ia meninggal pada tanggal 26 Desember di tahun 2006. Sebelum
meninggal, ia sempat menuliskan surat. Surat ini kemudian yang mengilhami
pemilihan judul “Surat Kecil Untuk Tuhan”
Jika ditelaah, buku ini memang
menarik. Bukan hanya berbicara persoalan derita seseorang, tetapi juga
memperlihatkan sebuah perjuangan sekaligus kepasrahan pada Sang Pencipta.
Penulis novel ini berhasil menyampaikan kisah keke dengan baik. Selain keke,
tokoh lain di dalam kisah ini antara lain ayah Keke sendiri, sahabat-sahabat
keke yakni Fadha, Maya, Shifa, ida dan Andhini, ada pula Dr. Adhi, Dr. Mukhlis,
Andi, Pak Iyus. Karena ini berdasar pada kisah nyata, maka tokoh tersebut semua
nyata. Mungkin hal ini yang membuat watak para tokoh tergambar dengan jelas.
Secara umum, novel ini layak untuk dibaca. Alur
yang digunakan adalah campuran yakni maju dan mundur. Sementara itu setting
cerita antara lain rumah Keke, sekolah, rumah sakit dan juga beberapa potongan
kejadian di sebuah villa. Penulis menggunakan sudut pandang cerita orang
pertama. Jadi saat membaca buku ini kita seolah sedang mendengarkan Keke
bercerita kisahnya sendiri. Adapun pemilihan bahasa yang dipakai penulis cukup
ringan sehingga novel ini bisa dibaca untuk umum. Novel ini juga banyak menyisip
nilai moral dan nilai agama. Tentu hal ini merupakan pembelajaran yang baik
bagi pembaca.
8.JUDUL NOVEL :LASKAR
PELANGI
PENULIS :ANDREA HIRATA
PENERBIT :BENTANG
PUSTAKA
TAHUN TERBIT :2005
TEBAL :529
HALAMAN

Novel berjudul Laskar Pelangi ini adalah
novel pertama dari serangkaian tetralogi milik Andrea Hirata. Buku lanjutan
Laskar Pelangi ini, berturut-turut adalah Sang Pemimpi, Endesor. serta Maryamah
Karpov. Laskar Pelangi sendiri telah menjadi buku sastra terlaris sepanjang
sejarah perbukuan di Indonesia. Dan perkembangan terakhirnya, novel apik ini
telah diterbitkan di berbagai benua dalam berbagai bahasa. Apa yang menarik
dari novel Laskar Pelangi ini? Secara garis besar,novel ini bercerita
kehidupan kanak-kanak beberapa bocah di Belitong. Andrea Hirata memulainya
dengan kisah miris dunia pendidikan di Indonesia dimana sebuah sekolah yang
keurangan murid hendak ditutup. Sekolah tersebut adalah SD Muhammadiyah di
Gantung Belitung Timur. Namun, karena murid yang terdaftar genap 10, sekolah dengan
bangunan seadanyatersebut tetap diijinkan beraktifitas seperti biasanya.
Ke-sepuluh murid tersebut adalah para laskar pelangi. Nama yang diberikan guru
mereka bernama Bu Mus, oleh karena kegemaran mereka terhadap pelangi. Siapa
saja mereka? Tokoh dalam novel ini adalah Ikal, Lintang, Sahara, Mahar, A
Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani, dan juga Harun. Mereka adalah sahabat
yang kisahnya memesona dunia lewat tangan dingin sang penulis. Buku laskar
pelangi bercerita keseharian mereka di sekolah dan di lingkungan sosial. Mereka
adalah anak-anak desa dengan tekad luar biasa. Perjalanan mereka dipenuhi
kejadian yang tak terduga. Secara perlahan mereka menemukan keunggulan ddalam
diri dan persahabatan. Ini mungkin yang menjadi titik fokus Andrea Hirata. Ia juga
piawai menyisip komedi dalam kisah ini. Sudut pandang bercerita dalam
novel ini menggunakan orang pertama yakni “aku”. Aku sendiri adalah si Ikal. Ia
anak yang pandai meski berada di urutan kedua setelah Lintang, bocah terpandai
di dalam kelas mereka. Si Ikal ini menaruh minat yang besar pada sastra. Hal
ini terlihat dari kegemarannya menulis puisi. Lain lagi dengan tokoh Lintang.
Ia digambarkan sebagai anak yang sangat jenius. Orangtuanya seorang nelayan,
yang miskin dan hanya tidak memiliki perahu. Mereka memiliki keluarga dalam
jumlah yang melimpah, 14 kepala. Lintang sangat suka matematika. Namun,
cita-citanya menjadi seorang ahli matematika harus terpangkas dengan tuntutan
membantu orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat ayahnya meninggal.Tokoh lainnya
adalah Sahara. Ia merupakan anak perempuan satu-satunya dalam cerita ini. Ia
berpendirian kuat dan cenderung keras kepala. Sementara itu, Mahar, ia
digambarkan bertubuh ceking dan mencintai seni. Ia suka menyanyi dan gemar pada
okultisme. Tokoh berikutnya adalah A kiong. Dari namanya sangat jelas kalau ia
merupakan keturunan Tionghoa. Ia sangat menyukai Mahar dan mengikutinya
kemanapun. Ia digambarkan tak rupawan tetapi hatinya “tampan”.Lanjut ke
Syahdan. Perangainya ceria meski ia tak pernah menonjol dalam kelas. Sementara
itu Kucai, adalah tokoh dalam cerita yang didaulat menjadi ketua kelas. Ia
digambarkan menderita penyakit rabun jauh sebab ia kekurangan gizi. Borek,
Trapani dan Harun adalah anggota laskar` pelangi yang terakhir. Borek digambarkan
sebagai anak yang terobsesi dengan otot. Ia ingin menjadi lelaki yang paling
macho. Trapani, ia tampan dan pandai. Ia lengket dengan sang ibu. Terakhir,
Harun. Ia istimewa sebab ia berbeda dengan anak-anak lainnya. Ia mengalami
keterbelakangan mental. Namun menurut beberapa orang, tokoh Harun ini
digambarkan dengan cukup manis sehingga banyak yang jatuh cinta pada
sosoknya. Novel laskar pelangi berkisah perjuangan hidup kesepuluh anak
ini menghidupkan cita-cita di antara kehidupan mereka yang berat. Ada dinamika
di dalamnya. Manis meski berat. Kisah khas anak-anak yang memandang dunia
dengan ambisi yang sederhana. Andrea Hirata, meski banyak dihujat sebab
mengklaim cerita ini nyata.
9.JUDUL NOVEL :EDESOR
PENULIS :ANDREA HIRATA
PENERBIT :BENTANG
PUSTAKA
TAHUN TERBIT :2007
TEBAL :288
HALAMAN

Novel berjudul Endesor ini
merupakan bagian dari serangkaian seri tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea
Hirata. Endesor sendiri merupakan rangkaian ke tiga. Tokoh utama pada novel ini
masih Ikal dan juga Arai, sepupunya. Secara umum novel ini bercerita mengenai
kehidupan pendidikan Arai juga Ikal yang berhasil melanjutkan kuliahnya di
Eropa. Sebelum berangkat ke sana, mereka berpamitan pada gadis pujaan mereka
yakni Zakia Nurmala juga A Ling. Meski Zakia cuek menanggapi kepergian Arai,
tetapi gadis itu tetap terbawa di hatinya. Demikian pula dengan Ikal. Meski tak
bertemu dengan A ling, ia tetap memendam cinta.
Arai dan Ikal menempuh hampir 16 jam perjalanan
dari Indonesia menuju Belanda. Sesampainya di Belanda, mereka berdua dijemput
seorang wanita berparas menawan bernama Mrs. Famke Somers yang mengantarkannya
ke sebuah flat sewaan tempat mereka akan menginap. Sayangnya, karena
kesalahpahaman mereka berdua diusur dari tempat tersebut dan menghabiskan malam
pertama di taman kota di tengah kedinginan yang menusuk tubuh. Udara tak
bersahabat tersebut bahkan membuat Ikal seolah sekarat. Keesokan harinya,
mereka berjalan-jalan ke pusat kota. Namun dengan penampilan mereka yang kusut,
banyak petugas yang menaruh curiga dan menggeledah mereka berdua. Pertolongan
kemudian datang setelah Erika, sekretaris Dr. Woodward ditugaskan menjemput
mereka dan mengantarkannya kembali ke flat. Seminggu di flat, mereka memutuskan
berangkan ke Perancis untuk mencari apartemen tempat tinggal sekaligus
mengunjungi menara Eifel yang legendaris itu.
Selang beberapa waktu, perkuliahan dimulai.
Mereka dipertemukan orang-orang dari berbagai bangsa. Ikal bertemu dengan
seorang gadis Jerman bernama Katya yang memiliki rupa sempurna. Katya kemudian
menjalin kasih dengan ikal. Hanya saja, rasa cintanya pada A Ling membua Ikal
tak sanggup menjalani kisah tersebut lebih lama. Ia akhirnya memutuskan untuk
berteman saja dengan Katya. Ikal memang sangat mencintai A Ling. Sayangnya ia
tak tahu dimana keberadaan wanita bermata segaris itu. Ia hanya tahu A Ling
meneruskan sekola tata busananya. Bisa saja di Singapura, di Afrika atau bahkan
Eropa. Ikal sangat ingat, ia pernah membaca novel yang berkisah tentang sebuah
kampung indah bernama Endesor. A Ling sangat ingin ke tempat tersebut.
Dalam perjalanan masa kuliah, Ikal dan
teman-temannya dilingkupi kebosanan sehingga mereka memutuskan untuk melakukan
taruhan mengelilingi Eropa selama 3 bulan. Siapa yang mampu mengelilingi Negara
terbanyak adalah pemenangnya. Taruhan tersebut sebenarnya membuat tujuan lain
Ikal terlaksana, yakni mencari A Ling. Mereka memulai perjalanan dari Belanda.
Bersama Arai, ia berhasil mengelilingi beberapa Negara cantik di Eropa.
Sayangnya, Arai terserang penyakit pernapasan akut sampai-sampai ia harus
dipulangkan ke Indonesia. Akhirnya Ikal memutuskan kembali ke apartemennya di
Perancis. Ia disambut kabar murung bahwa dosen pembimbingnya akan segera
pensiun dan ia disarankan ikut bersamanya ke sebuah tempat bernama Sheffield di
Inggris. Di dalam perjalanan ia melewati sebuah desa yang sangat indah dan
memutuskan untuk singgah. Ia tak tahu nama tempat itu, dan saat bertanya ia
terkejut sebab tempat itu bernama endesor.
10.JUDUL NOVEL :MARYAMAH KARPOV (MIMPI MIMPI
LINTANG)
PENULIS :ANDREA HIRATA
PENERBIT :BENTANG
PUSTAKA
TAHUN TERBIT :2008
TEBAL :290
HALAMAN

Novel tersebut dimulai dari seri pertamanya yakni
Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Endesor dan vel yang satu ini masih mengambil
tema pendidikan. Akan tetapi pada bagian akhir ini secara umum menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang belum sempat terjawab pada seri novel sebelumnya.
Meskipun menurut beberapa pengamat, karya yang terakhir ini tidak sebaik karya
yang sebelumnya, tetapi tetap banyak pembaca yang antusias menantikan kehadiran
novel yang satu ini. Bagaimana kisah yang dimuat di dalamnya?
Secara umum, novel Maryamah Karpov ini mengisahkan kehidupan Ikal setelah ia
berhasil lulus dari Sorbonne University, Perancis. Pada bagian bab awalnya,
cerita dibuka dengan adegan ujian tesis Ikal yang diuji oleh dosen yang
terkenal sangat kejam dalam menangani ujian mahasiswanya. Bagi mereka yang
sedang terjebak tesis, kisah pada bab awal ini tentu akan menyihir Anda.
Terlebih kepiawaian Andrea Hirata membuat cerita semakin seru untuk
dibaca.
Setelah menyelesaikan ujiannya dengan baik, Ikal
dikisahkan kembali ke Indonesia dengan membawa sejumlah pemikiran dari Perancis
yang sedikit bertolak belakang dengan apa yang terjadi di kampung halamannya.
Pada celah ini, sang penulis Andrea Hirata seolah menyisipkan kritik sosial
Indonesia yang seolah dibiarkan sehingga mengkerdilkan potensi bangsa.
Kisah dalam novel Maryamah Karpov ini berlanjut saat ikal bertemu kembali
dengan semua teman-temannya di kampung yakni Arai dan anggota lakar pelangi
lainnya. Kisahnya begitu mengharu biru. Novel ini juga berkisah tentang
hubungan ikal dengan teman-temannya di luar negeri dan juga kisah pencariannya
yang panjang dalam menemukan cinta sejatinya, A Ling. Dengan teguh, Ikal terus
menyusuri jejak sumir A Ling. Ia bahkan rela berangkat ke sebuah pulau yang
bernama Batuan hanya untuk mencari A Ling. Batuan sendiri terkenal sebagai
pulau tempat para lanun bersembunyi dari tangkapan pihak yang berwajib.
Jika dilihat dari pemilihan bahasa di dalam kalimat-kalimatnya, Andrea Hirata
masih menggunakan gaya lama yang ia gunakan pada novel seri sebelumnya. Cerita
di dalam novel Maryamah Karpov ini seolah mengalir apa adanya. Meski harus
diakui, ada banyak bagian yang terkesan dipaksakan. Para kritikus menyatakan
bahwa meskipun karya tersebut meru[akan fiksi namun bukan berarti nilai
logisnya tak boleh hilang. Di dalam novel Maryamah Karpov ini ada beberapa
adegan yang dirasakan kurang realistis dan terkesan mengkhayal. Bagi sebagian
orang ini tentu mengganggu. Tapi bagi mereka yang lain, khayalan tersebut
justru hal yang membuat laskar pelangi banyak dicintai pembacanya.

1).Yang Sudah Berkunjung Di Blog saya mohon Tinggalkan Komentar
2). Gunakan Bahasa yang Jelas,Singkat & Mudah di Mengerti
3). Tolong Saat Berkomentar Diberi NAMA
4). Komentar ANONYMOUS tidak akan saya tanggapi
5). Jika menaruh LINK HIDUP akan dimasukan ke folder spam !!
6). Dilarang mempromosikan produk melalui komentar.
TerimaKasih Atas Kunjungan Anda, Jangan Lupa Berkunjung lagi